Mengatasi Rasa Kurang Percaya Diri.
MALU dan rasa malu adalah salah satu kondisi dasar antropologis manusia. Dan kondisi itu melekat erat. Bahkan sangat erat sehingga tak jarang orang tak bisa dengan mudah melepaskannya. Butuh lebih dari sekadar kemauan untuk mengatasinya.Apalagi itu akan berdampak pada kepercayaan diri generasi muda yang di nilai pada era kali ini generasi muda sangatlah minim kontribusi nya,dan diharapkan tips ini dapat memberikan solusi bagi generasi muda indonesia khusus nya mahasiswa.Merdeka
Bersikap fleksibel
Salah satu cara mengatasi rasa malu adalah bersikap fleksibel. Bersikap fleksibel berarti Anda harus bisa keluar dari rutinitas atau semacam keharusan bertindak. Yang Anda butuhkan adalah sebuah keberanian. Keberanian untuk bertindak lain. Dan Anda bisa mencobanya dari hal-hal yang kecil dan sederhana. Jika Anda, misalnya, diminta harus menjawab segera setelah ditanya, Anda bisa berbuat lain. Anda bisa memulainya dengan joke atau sapaan akrab. Semacam ada “pendahuluan” singkat sebelum berbicara. “Hmmm… giliran saya, ya?” Fleksibilitas bisa membantu Anda mengatasi ketegangan yang muncul dari dalam diri Anda.
Siapkan diri
Ini salah satu cara terbaik mendepak rasa malu. Jika Anda tak ingin malu di depan banyak orang, siapkan diri. Jika Anda ingin bertemu dengan orang lain, siapkan diri baik-baik. Perhatikan penampilan Anda dan pikirkan apa yang akan Anda lakukan. Jika Anda harus berbicara di depan orang, siapkan diri sebelumnya. Pahami apa yang akan Anda katakan dan buat analisis singkat. Ingat, “A good conversationalist is always prepared with topics of conversation.”
Keluar dari diri
Mengapa orang mudah malu? Karena orang terbenam dalam pandangannya tentang dirinya sendiri. Pandangan tentang diri yang selalu “kurang” di depan orang lain. Pandangan tentang diri yang selalu “tak bisa apa-apa” di depan orang lain. Apakah Anda berpikir bahwa orang lain selalu “lebih” daripada Anda? Ingat baik-baik, tak semua orang seperti itu. Selalu ada incommensurability. Sebuah ketakterukuran. Artinya, tak semua orang bisa diukur dengan ukuran yang sama. Masing-masing orang punya partikularitas (kekhasan) masing-masing. Benar bahwa Anda tak hebat berbahasa Inggris. Tapi apakah orang yang hebat berbahasa Inggris itu bisa bernyanyi dengan baik seperti Anda? Belum tentu. Itulah hebatnya Anda.
Sadarlah
Punya impian atau khayalan tak apa-apa. Bahkan kadang-kadang orang perlu berkhayal supaya semangat dan energinya terangsang. Mengapa? Karena gambaran mental tentang sesuatu bisa mempengaruhi sikap dan tindakan orang. Semacam “antisipasi” untuk menghadapi sesuatu. Tapi terbenam dalam khayalan tak wajar. Hei, this is the real world. Face it! Keluarlah dari khayalan dan hadapi reralitas.
Nikmati waktu
Ketergesaan biasanya mudah sekali memperburuk situasi. Keadaan yang seharusnya tenang dan nyaman bisa hancur hanya karena ketergesaan. Dan efeknya bisa sangat jelas. Orang salah tingkah, malu dan tak tahu harus berbuat apa. Salah satu trik sederhana bagaimana supaya Anda tidak malu adalah menikmati waktu. Sederhana bagaimana supaya Anda tidak malu adalah menikmati waktu. Sederhananya, pelan-pelan saja. Jangan terburu-buru. Jika Anda terburu-buru dan jatuh, bukanlah Anda akan malu? Jika Anda terburu-buru berbicara dan ternyata salah, bukankah Anda akan malu?
Fokus
Cara yang paling mudah adalah fokus. Fokus berarti kesadaran Anda penuh pada sesuatu. Jika Anda tak ingin malu karena salah menjawab pertanyaan orang, fokuslah pada pertanyannya. Pada apa yang orang katakan. Jik Anda tak mau malu karena penampilan Anda “kurang”, fokuslah pada penampilan Anda ketika Anda sedang mempersiapkan diri. Kancing baju Anda pas? Resleting celana Anda tertutup?
Praktik
Ada sebuah adagium Latin yang indah yang bisa Anda jadikan pegangan. Guta cavat lapidem non vi sed saepe cadendo. Titik air melubangi batu bukan karena kekuatannya, tetapi karena sering jatuh. Tekanannya adalah “sering”. Dan ini soal frekuensi dan intensitas. Bagaimana mungkin Anda bisa hebat berbicara di depan banyak orang, tak malu menghadapi orang, kalau Anda tak sering berlatih berbicara dan menghadapi orang? Caranya hanya satu. Sering berlatih. Sering dan sering. Hanya itu kuncinya. Kalau sudah demikian, Anda sudah “membunuh” rasa malu Anda.
Kemerdekaan Pola Pikir.
Dalam format ini saya akan memberikan penerangan dimana pola pikir kita dalam berorganisasi/dalam mencapai tarapan hidup yang lebih baik,dengan pola pikir yang mengacu pada pengembangan diri kita yang didasari oleh format soft skill,sebagai penunjang dalam memperoleh kajian dalam kehidupan.
Dan seharus nya yang memiliki pola pikir seperti ini adalah para generasi muda yang dipelopori oleh mahasiswa dimana peran mahasiswa haruslah menjadi yang terdepan dalam membentuk generasi muda indonesia.
Mahasiswa adalah personality yang diharapkan bisa dengan baik memberikan pengaruh besar dalam membentuk kredibilitas bangsa kita,dimana bangsa kita diharapkan bisa menuju lebih baik dari sebelum nya.
Berikut ini saya lampirkan beberapa strategi pola pikir yang mungkin bisa bermanfaat bagi para generasi muda dimana inisiasi ini di ambil dalam sebuah buku ternama dunia,dan semoga dengan adanya pola pikir ini bisa membuat kita MERDEKA,karena saya rasakan pola pikir mahasiswa sekarang masihlah banyak ketakutan untuk berekspresi,maka dari itu kita yang harus bisa memerdekakan nya…HIDUP MAHASISWA,MERDEKA
“Levels of measurement and possible comparisons educatian measured on nominal,ordinal,and interval-ratio levels.”
· Nominal measurement
Ø Graduated from public high school
Ø Graduated from private high school
Ø Graduated from military academy
· Ordinal measurement
Ø Holds a high school diploma
Ø Holds a college diploma
Ø Holds a Ph.D
· Interval ratio measurement
Ø Has 8 years of education
Ø Has 12 years of education
Ø Has 16 years of education.
Itulah beberapa analisis data yang perlu kita ingat dimana kita telah kita ketahui bahwa program pendidikan ada beberapa format,dimana itu harus menjadi landasan kita untuk bisa mengembangkan diri kita untuk itu.
Kita ketahui bahwa jejang pendidikan di negara kita ataupun dunia sekalipun hampirlah sama yang terpenting dengan data diatas sekarang kita ada di posisi yang mana?dan apakah kita harus disama ratakan /kita haruslah mencapai tahapan yang harus kita lakukan.???
Jawaban nya hanya ada di tangan para generasi muda kita???
Kita yang bisa menentukan arahan dan jalan perkembangan kehidupan masa yang akan datang…MERDEKA.
Apakah Kretifitas HMJ/BEM cuma sampai bisa ngamen????
kali ini saya mau mngupas tentang peran atau cara kerja himpunan atau Bem yang berada di lingkungan kampus UPI.saya melihat peran serta masyarakat Upi atau mahasiswa Upi pada era kali ini sangatlah minim dalam berkreatifitas dimana HMJ atau BEM harus nya bisa menjadi salah satu ajang kreatifitas ko,malah jadi sumber pencarian bakat musisi jalanan,,heu,,heu,,
saya sering lihat atau dengar bahwa mahasiswa untuk mencari jalan keluar untuk dana kegiatan harus rela berjibaku dijalan demi mendapatkan uang buat kegiatan nya,yang jadi pertanyaan apakah cuma bisa berkreasi ngamen untuk mencari anggaran buat kegiatan????ha,,ha,,ha,,mau dikemanain tuch muka,,,seharus nya mahasiswa bisa berkreasi lebih baik,dimana pengakuan mahasiswa dinegara kita sangatlah dihargai.Dan apakah pola pikir mahasiswa cuma bisa berkreasi dalam ngamen???heu,,heu,,,sungguh sedih,,,
Mahasiswa adalah para generasi muda yang dibentuk untuk bangsa ini,seharus nya kreatifitas mahasiswa dan pola pikir mahasiswa sudahlah jauh lebih baik dari pada para pengamen,tapi masa kita mau disamakan dengan pengamen???hajuh,,,hajuh,,,kasian dong orang tua yang telah ngebiayain kita,kalo cuma buat jadi pengemen gausah jadi mahasiswa,heu,,heu,,
sekarang saya nanya kepada fungsi dari HMJ ato BEM,sebenar nya dalam berorganisasi apa sich yang jadi tujuan kalian???cuma pengen ngospek angkatan muda/cuma pengen jadi pengamen???heu,,heu,,,
ya maksud saya bukan itu yang jadi topik utama didalam catatan ini tapi ini bersumber dari ke prihatinan,kenapa mahasiswa cuma bisa berkreasi seperti itu.Padahal kita sebagai salah satu perguruan tinggi di indonesia yang terpandang kita bisa leluasa dalam memancarkan jaringan,dengan itu kita bisa mencari sesuatu yang lebih bermanfaat dan bermartabat sebagai mahasiswa upi banyak tempat mencari jaringan dari mulai alumni sampai beberapa perusahaan yang jadi target kita,saya yakin banyak mahasiswa upi yang mempunyai pengalaman dalam berorganisasi jadi tolong tularkan itu semua kepada kader nya jangan cuma menularkan jalan kesesatan saja..yang membuat para kader nya jadi kehilangan jati diri.Saya prihatin dengan semua itu yang saya rasa cuma HMJ Dan BEM cuma jadi ajang bergaya nya para mahasiswa bukan jadi ajang kretifitas yang bisa menjadikan mahasiswa itu lebih baik.
cuma sekedar informasi kemaren Upi,Telkom,Ristek mengadakan program kerjasama dalam bentuk ICT MERDEKA,dimana salah satu tujuan nya adalah menjaring kretifitas mahasiswa dikalangan UPI,dan itu sifat nya suported jadi meneurut saya itu bisa di jadikan ajang bagi berkreasi pada mahasiswa,dan kita siap untuk bersama-sama membangun UPI kejenjang yang lebih baik,,dari pada ngamen lebih baik berkreasi yang bermanfaat…dan kita siap mensuport baik secara materi atau suport yang lain nya…
jadi kepada para mahasiswa tolong lebih berfikir luas,,,jangan di jadikan mahasiswa sebagai objec yang rendahan,tapi jadikan mahasiswa sebagai sesuatu yang bisa dihargai dan berproses untuk pendidikan..
Merdekalah Mahasiswa UPI….”jangan jadikan mahasiswa sebagai objek ngamen”.

mahasiswa belumlah merdeka
Sedikit ngerti ngaku udah paham,
Kerja sedikit mau nya keliatan,
Otak masih kaya TK ko ngakunya sarjana,
Ngomong-ngomongin orang kaya udah jagoan,
Tongkosong nyaring bunyi nya,,,,,,,,
Lirik di atas adalah bait dari salah satu judul lagu Band indonesia yaitu( Slank),dimana lirik itu diambil dari salah satu panorama kehidupan masyarakat indonesia,yang bertujuan untuk mengkritik sosial di indonesia.
kita tau bahwa generasi muda khusus nya mahasiswa adalah sebagai anak bangsa yang harus nya bisa menjadi solusi dan memberikan dampak positif bagi bangsa ini,mahasiswa dinilai mempunyai jiwa dan semangat yang kuat untuk bisa membawa masyarakat kita ke jalan yang lebih baik.
mahasiswa indonesia pada jaman kali ini sudah kehilangan jati diri mereka dimana mahasiswa dinilai arogan dan cuma bisa menjadi sumber segala masalah dari tiap suatu kritisi keadaan,keadaan mahasiswa pada jaman kali ini hanya berdampak pada keterpurukan bangsa dan masyarakat indonesia,kita tau beberapa kekerasan/kerusuhan di negara kita banyak nya korban yang berjatuhan yang disebabkan oleh mahasiswa.Apakah mahasiswa cuma bisa jadi sumber masalah????
kita tau perkembangan di negara kita sudahlah bisa membaik dari perekonomian yang semakin membaik dan perkembangan masyarakat yang mulai masuk dalam fase pembaikan juga,tapi kenapa yang seharus nya jadi salah satu pembentukan perubahan yaitu mahasiswa belumlah bisa menjadikan solusi bagi bangsa kita.
mahasiwa kita cuma bisa jadi pengkritisi ulung dimana cuma bisa mengkritisi orang lain itulah cerminan mahasiswa kita..merdekalah wahai mahasiswa indonesia…
keinginan haruslah merdeka.
masyarakat indonesia sudah terbuai dengan kemerdekaan yang dideklarasikan pada tahun 1945,tapi itu semua hayalah sebuah catatan sejarah saja,padahal sebenar nya jauh akan dari kemerdekaan yang di junjunng tinggi oleh soekarno itu,terbukti bahwa beberapa permasalahan di indonesia sangatlah pelik bahkan untuk berbagai urusan di negara kita haruslah mempunyai jiwa birokrat.Birokrasi yang sulit membuat kreatifitas anak bangsa jadilah sangant terganjal,urusan yang seharus nya mudah justru jadi dipersulit,kita tau bahwa beberapa aspek dari masyarakat kita adalah kretifitas tetapi karena kapasitas masyarakat kita yang terbatas oleh fasilitas,anggaran,dan dukungan dari pemerintah membuat masyarakat kita kembali jatuh dari keterpurukan.
mungkin kita tau bahwa senjata utama di negara kita itu adalah anak bangsa,dimana mereka adalah penerus dari generasi tua,tapi yang jadi masalah adalah kepercayaan diri,dan mental mereka yang harus kita benahi diman bangsa indonesia sudah miskin keinginan yang itu berdampak pada mental masyarakat kita,yang dikenal mudah menyerah dan tidak punya power,nah dengan itu semua saya mengajak untuk pada lapisan pemerintahan dan segenap akademisi pendidikan yang pertama harus kita usahakan itu adalah memotivasi dan memberikan wawasan untuk rakyat yang bersifat motifasi.
-
Terkini
- Hari Pendidikan Nasional Dimata Ki Hajar Dewantara
- ICT MERDEKA MENDUKUNG PROGRAM INDUSTRI KREATIF INDONESIA.
- Kata pengakuan.
- Mengatasi Rasa Kurang Percaya Diri.
- Kemerdekaan Pola Pikir.
- Apakah Kretifitas HMJ/BEM cuma sampai bisa ngamen????
- mahasiswa belumlah merdeka
- keinginan haruslah merdeka.
- Ict Merdeka
- akankah pendidikan kita merdeka
- obama oh obama.
- Kita Harus Bisa Merdeka
-
Tautan
-
Arsip
- Mei 2009 (3)
- Januari 2009 (5)
- Desember 2008 (2)
- November 2008 (2)
- September 2008 (1)
- Agustus 2008 (3)
- Juli 2008 (5)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS